Laporan Kewirausahaan                    Medan,   Juni 2020


USAHA MAKANAN ONLINE IBU CHANIAGO
(Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara)

Dosen Penanggungjawab:

Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si.


Oleh:
Rika Elfina Br Simarmata
191201158
HUT2B









PROGRAM STUDI KEHUTANAN

FAKULTAS KEHUTANAN

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

2020
















2
 
KATA PENGANTAR



Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Laporan ini dengan baik.Laporan ini yang berjudul “Usaha Makanan Online Ibu Chaniago” ini dimaksudkan untuk memenuhi tugas mata kuliah kewirausahaan.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada  kepada dosen penanggungjawab bapak Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si. sebagai pembimbing sekaligus dosen pengampu, karena telah memberikan materi dengan baik dan benar.
Penulis minta maaf apabila terdapat berbagai kekurangan dalam pembuatan laporan ini.Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi yang membaca nya.






Medan,  Juni 2020






DAFTAR ISI
                                                                          Halaman

KATA PENGANTAR......................................................i
DAFTAR ISI....................................................................ii
                                   BAB I. PROFIL USAHA
1.1. Biodata Usaha......................................................1
1.2. Pendahuluan.........................................................1
1.3. Latar Belakang Usaha......................................... 3
                          BAB II. URAIAN PRESTASI
2.1. Kesuksesan Usaha............................................. 4
                          BAB III. PENDEKATAN KREATIF
3.1.  Strategi Dalam Berwirausaha............................5
3.2.  Inovasi Dalam Menghadapi Covid-19..............6
                           BAB IV. PENUTUP
Kesimpulan..............................................................7
Saran........................................................................7
                          DAFTAR PUSTAKA
                          LAMPIRAN





BAB I
PROFIL USAHA


1.1.    Biodata Usaha

Nama Lengkap               Ernizar Chaniago 
Tempat / Tanggal Lahir :TG.Leidong,11-02-1972       
Hp                                  : 081164428
Nama Usaha                  : Usaha Makanan Online 
Berdirinya Usaha          : 2020

1.2.    Pendahuluan

Kewirausahaan (Entrepreneurship) adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu. Hasil akhir dari proses tersebut adalah penciptaan usaha baru yang dibentuk pada kondisi risiko atau ketidakpastia (Rustono,2016).
Wirausaha secara historis sudah dikenal sejak diperkenalkan oleh Richard Castillon pada tahun 1755. Beberapa istilah wirausaha seperti di Belanda dikenadengan ondernemer, di Jerman dikenal dengan unternehmer. Pendidikan kewirausahaan mulai dirintis sejak 1950-an di beberapa negara seperti Eropa, Amerika, dan Kanada. Bahkan sejak 1970-an banyak universitas yang mengajarkan kewirausahaan atau manajemen usaha kecil. Pada tahun 1980-an, hampir 500 sekolah di Amerika Serikat memberikan pendidikan kewirausahaan. DI Indonesia, kewirausahaan dipelajari baru terbatas pada beberapa sekolah atau perguruan tinggi tertentu saja. Sejalan dengan perkembangan dan tantangan seperti adanya krisis ekonomi, pemahaman kewirausahaan baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan-pelatihan di segala lapisan masyarakat kewirausahaan menjadi berkembang (Heru,2016).
Orang yang melakukan kegiatan kewirausahaan disebut wirausahawan. Muncul pertanyaan mengapa seorang wirausahawan (entrepreneur) mempunyai cara berpikir yang berbeda dari manusia pada umumnya. Mereka mempunyai motivasi, panggilan jiwa, persepsi dan emosi yang sangat terkait dengan nilai nilai, sikap dan perilaku sebagai manusia unggul. Semangat, perilaku, dan kemampuan untuk memberikan tanggapan yang positif terhadap peluang memperoleh keuntungan untuk diri sendiri dan atau pelayanan yang lebih baik pada pelanggan/masyarakat, dengan selalu berusaha mencari dan melayani langganan lebih banyak dan lebih baik, serta menciptakan dan menyediakan produk yang lebih bermanfaat dan menerapkan cara kerja yang lebih efisien, melalui keberanian mengambil resiko, kreativitas dan inovasi sertakemampuan manajemen (Sugiyono, 2009).
Wirausaha secara historis sudah dikenal sejak diperkenalkan oleh Richard Castillon pada tahun 1755. Beberapa istilah wirausaha seperti di Belanda dikenal dengan onder nemer, di Jerman dikenal dengan unternehmer. Pendidikan kewirausahaan mulai dirintis sejak 1950-an di beberapa negara seperti Eropa, Amerika, dan Kanada. Bahkan sejak 1970-an banyak universitas yang mengajarkan kewirausahaan atau manajemen usaha kecil. Pada tahun 1980-an, hampir 500 sekolah di Amerika Serikat memberikan pendidikan kewirausahaan. Di Indonesia, kewirausahaan dipelajari baru terbatas pada beberapa sekolah atau perguruan tinggi tertentu saja. Sejalan dengan perkembangan dan tantangan seperti adanya krisis ekonomi, pemahaman kewirausahaan baik melalui pendidikan formal maupun pelatihan-pelatihan di segala lapisan masyarakat kewirausahaan menjadi berkembang (Rizki,2016).
Pemasaran merupakan salah satu kegiatan pokok yang dilakukan perusahaan dalam rangka mencapai tujuan yaitu mempertahankan kelangsungan hidup untuk berkembang, dan mendapatkan laba. Pemasaran juga merupakan faktor penting dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Untuk itu kegiatan,pemasaran harus dapat memberikan kepuasan konsumen jika perusahaan tersebut menginginkan usahanya tetap berjalan terus atau menginginkan konsumen mempunyai pandangan yang baik terhadap perusahaan. Pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial (Handoko,2004).
Pemasaran mempunyai arti yang lebih luas daripada penjualan, pemasaran mencakup usaha perusahaan yang ditandai dengan mengidentifikasi kebutuhan konsumen yang perlu dipuaskan, menentukan harga produk yang sesuai, menentukan cara promosi dan penjualan produk tersebut. Jadi, pemasaran juga merupakan kegiatan saling berhubungan sebagai suatu system untuk menghasilkan laba. Pemasaran merupakan hal yang sangat penting bagi keberhasilan suatu perusahaan (Kotler,2000).


1.3.    Latar BelakanUsaha

Latar belakang didirikannya usaha ini sebenanrya bermula karena semenjak diberlalukan aturan WFH(Work From Home) jadi beliau yang mempunyai hobi memasak mulai berkreasi dirumah untuk membuat makanan takjil.
Rutinitas membagian takjil ke tetangga sekitar  pada puasa hari pertama dilakukan beliau dan ketika tetangga sekitar banyak yang memuji dan banyak yang menyarankan beliau untuk membuka usaha takjil saat bulan puasa.
Merasa bahwa tidak ada salahnya mencoba hal baru beliau pun mulai memikirkan beberapa menu andalan masakannya.Namun ada satu hal kendala saat hari pertama ingin mulai usaha ini yaitu tidak adanya tempat atau lokasi untuk berjualan.
Beliau sendiri mempunyai 4 orang putri yang masih remaja,dan salah satunya memang sudah membuka usaha online pakaian dan lumayan maju,dengan saran anaknya berupa sistem pre oder makanan yaitu dipesan satu hari sebelum pengantaran maka mereka mulai mempromosikan jualaannya.
Menurt beliau sistem ini lebih mudah dan cepat serta minim kerugian dibandingankan jika harus berjualan di lokasi. Karena jika  menggunakan sistem ini beliau tidak harus memperkirakan akan memasak seberapa banyak karena sesuai dengan pesanan. Jadi tidak akan ada makanan yang tersisa atau tidak habis terjual.
Pengantaran pesanan biasanya dilalukan pukul 17.00 WIB dan sistem pembayaran dilakukan ketika pelanggan telah menerima pesanan. Usaha ini sendiri sudah cukup terkenal di kalangan kaum muda maupun tua di lingkungan tersebut. Yang penting dalam berusaha makanan adalah konsistensi ungkap beliau ketika saya wawancari Minggu,7 Juni 2020.
Namun,mereka juga membatasi wilayah pengantaran,jikalau lebih dari 3km maka akan dikenakan biaya ongkos pengiriman sebesar 5.000-10.000 rupiah. Hal ini dikarenakan biaya makanan yang terdapat di list tidak termasuk biaya perhitungan transportasi pengantaran.               






BAB II
URAIAN PRESTASI


2.1. Kesuksesan Usaha
Dari pengalaman bekerja di kantor walaupun tidak dalam bidang kuliner beliau banyak mendapatkan kunci dalam kesuksesan usaha yaitu ketelitian, disiplin waktu, kerja keras, dan tanggung jawab.Kehidupan sebagai ibu rumah tangga yang mendidik 5 anak dan menerapkan prinsip yang sangat disiplin dan pekerja keras telah membentuk etos kerja beliau. Berbekal pengalaman ketika beliau muda karena kakak dari beliau merupakan seorang pengusaha makanan jadi memiliki sedikit gambaran tentang bagaimana mengelola sebuah usaha kuliner ini.
Berbekal pengalaman tersebutlah , ibu Chan  merenung dan mencari sebuah peluang usaha . Sambil mikir-mikir dan terus merenung dalam hatinya, terinspirasi dari makanan yang sering dimasak keluarga besar nya maka ia berpikir untuk membuat sebuah usaha makanan. Terbesit dipikiran nya untuk memulai dengan sistem online karena selain tidak repot juga menarik perhatian masyarakat sekitar daerah sini yang belum terdapat aplikasi gojek ataupun grab. Pengalaman sedikit tentang memasak dan walaupun sebelumnya tidak terpikirkan ide membuka usaha seperti ini,tapi hasil yang didapat melebihi ekspektasi beliau.
Mungkin karena masyarakat sekitar berpikir daripada repot dan memiliki risiko tinggi karena dalam status PSBB pandemi ini jadi banyak yang memesan dan tinggal menunggu dirumah saja. Berbekal pengetahuan yang baru dalam memakai aplikasi social media seperti facebook whatsapp atau instagram. Biasanya beliau dibantu oleh anak anaknya untuk mem prepare masakan dan mengantarnya,
Dalam memasak makanan beliau selalu memperhatikan kualitas masakan agar pelanggan tidak kecewa,rasa dalam masakan tidak boleh berubah ubah karena akan membuat pelanggan jera. Kendala saat melakukan usaha ini adalah kadang ada beberapa pelanggan yang ingin diantar sebelum waktu pengantaran dan membuat mereka terburu-buru.



BAB III
PENDEKATAN KREATIF

3.1.  Strategi Dalam Berwirausaha

Pemasaran merupakan salah satu kegiatan pokok yang dilakukan perusahaan dalam rangka mencapai tujuan yaitu mempertahankan kelangsungan hidup untuk berkembang, dan mendapatkan laba. Pemasaran juga merupakan faktor penting dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Untuk itu kegiatan,pemasaran harus dapat memberikan kepuasan konsumen jika perusahaan tersebut menginginkan usahanya tetap berjalan terus atau menginginkan konsumen mempunyai pandangan yang baik terhadap perusahaan. Pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial (Handoko,2004).
Zaman industry paradigma pemasaran adalah product oriented, yaitu menciptakan produk sebagus dan semurah mungkin yang disebut Marketing 1.0. Pada zaman informasi, paradigma pemasaran adalah consumer oriented yaitu memuaskan konsumen yang disebut Marketing 2.0. Saat ini pemasar berada di zaman konseptual dengan paradigma yang digunakan adalah human spirit oriented, yaitu memasarkan visi misi perusahaan yang kental dengan nilai-nilai ajakan untuk menjadikan dunia tempat yang lebih baik; disebut konsep Marketing 3.0. Konsep Marketing 3.0 merupakan konsep yang mengangkat konsep marketing ke dalam arena aspirasi, nilai, dan semangat kemanusiaan. Konsep ini meyakini konsumen sebagai manusia secara utuh yang kebutuhan dan harapannya tidak boleh diabaikan (Kotler, 2010)

Beberapa strategi yang dapat dilakukan  pada masa pandemi sepeti ini dalam berusaha ialah menggunakan sistem online. Karena pembatasan    berkegiatan dan berpergian  dan berusaha mematuhi aturan pemerintah,untuk itu beliau mulai memikirkan strategi berjualan online ini agar aman .Strategi ini juga menghasilkan keuntungan yang cukup memuaskan dan tidak repot.


3.2.  Inovasi Dalam Menghadapi Covid-19

Usaha ini merupakan usaha yang bediri  ditengah tengah wabah dan merupakan usaha yang terbentuk berdasarkan situasi yang tengah dihadapi sekarang.Peluang yang didapat dalam berusaha selama masa pandemi dengan sistem ini cukup menguntungkan untuk beliau dan keluarga,tapi karena bertemu dengan banyak pelanggan mereka juga harus memperhatikan protokol kesehatan.Setiap ingin memgantar pesanan ,digunakan masker dan sarung tangan,serta saat menerima uang dari pelanggan mereka biasanya memggunakan tas tersendiri untuk menyimpan uang dan kemudian uang akan dijemur atau disemprot disinfektan.Selesai pengantaran mereka akan melepas semua atribut pada saat dilakukan pengantaran dari mulai baju,tas,kaus kaki,sepatu,dll dan barang tersebut akan langsung disterilkan.Walaupun daerah mereka belum terkontaminasi,mereka merasa sangat perlu untuk memperhatikan protokol kesehatan ini.
Menurut studi First Insight di Amerika Serikat, sejak adanya wabah COVID-19, sebanyak 39% responden milennial mengaku mengurangi frekuensi berbelanja secara offline dan 30% berbelanja lebih sering di platform online.Tentu jadi tantangan tersendiri ketika terbiasa menjalankan bisnis offline lalu harus berjibaku secara online. Perlu adanya strategi dan pelayanan yang baik.
Dengan semakin mewabahnya virus ini dan terus bertambahnya angka positif yang terjadi di Indonesia, sudah membuat masyarakat khawatir untuk melakukan segala aktivitas diluar ruangan.Wabah virus corona yang melanda Indonesia juga sudah mengubah tata cara hidup masyarakat. Pasalnya, sejak virus corona menyebar yang biasanya mereka belanja di pasar tradisional atau mall sekarang berubah dengan mengandalkan belanja online untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari mereka. Hal ini disebabkan karena adanya perintah physical distancing untuk mencegah penularan virus corona.
Pada zaman modern seperti sekarang, perkembangan teknologi dan informasi juga menjadi hal yang utama untuk memudahkan kita dalam melakukan berbagai hal di kehidupan ini. Dan tentu menjadi keuntungan dan peluang yang besar bagi para pelaku bisnis untuk menjalankan dan mendukung kelancaran bisnis mereka, apalagi disituasi seperti ini.Di tengah pemberitaan dengan sisi negatifnya virus corona, ternyata masih ada sisi positif yang timbul dari virus ini. Dengan adanya virus ini pedagang online justru kebanjiran pesanan.



BAB IV
PENUTUP

12

Kesimpulan

1. Kewirausahaan (Entrepreneurship) adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, dan membawa visi ke dalam kehidupan. Visi tersebut bisa berupa ide inovatif, peluang, cara yang lebih baik dalam menjalankan sesuatu.
2. Pemasaran merupakan salah satu kegiatan pokok yang dilakukan perusahaan dalam rangka mencapai tujuan yaitu mempertahankan kelangsungan hidup untuk berkembang, dan mendapatkan laba.
3. Kualiatas masakan harus sangat diperhsagar pelanggan tidak kecewa,rasa dalam masakan tidak boleh berubah ubah karena akan membuat pelanggan jera.
4. Beberapa strategi yang dapat dilakukan  pada masa pandemi sepeti ini dalam berusaha ialah menggunakan sistem online. Karena pembatasan    berkegiatan dan berpergian  dan berusaha mematuhi aturan pemerintah,untuk itu beliau mulai memikirkan strategi berjualan online ini agar aman .

     Saran
 1.  Sebaiknya  pada saat wawancara,mahasiswa membawa sedikit buah tangan sebagai bentuk rasa terimakasih atas kesemapatan yang diberikan.
 2.  Sebaiknya mahasiswa mewawancarai pada saat nareasumber tidak sibuk.
 3.Sebaiknya mahasiswa juga memperhatikan protokol kesehatan saat




DAFTAR PUSTAKA

Handoko (2004). (Entrepreneurship) dalam Perspektif kondisi bangsa Indonesia. Bandung: Alfabeta.

Kotler, Philip. 2000. Manajemen Pemasaran. Edisi tiga belas Bahasa Indonesia.Jilid 1 dan 2.Jakarta : Erlangga

Kotler, Philip. 2010. Manajemen Pemasaran. Edisi tiga belas Bahasa Indonesia.Jilid 1 dan 2.Jakarta : Erlangga
.
Rizki, Benedicta P.D. (2003). Kewirausahaan dari Sudut Pandang Psikologi Kepribadian. Jakarta: PT. Grasindo.

Rustono, Suharsimi. (2016). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.
               Jakarta: Rineka Cipta.

Santoso,Heru (2016). Kewirausahaan. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta



LAMPIRAN





Komentar

  1. Sangatt menginspirasi sekalii
    Bisa saya coba untuk peluang usaha

    BalasHapus
  2. Ditunggu give away sate telur puyuhnya kak

    BalasHapus
  3. memang makanan uwak ni mantap kali di tanjung ledong, aku prnah beli mantul mantap maknyus delicious. sehat terus pak

    BalasHapus
  4. Wowwww bagus banget
    Semangat terus rika

    BalasHapus
  5. bermanfaat banget, jadi mau order sate telur puyuhnya☺️☺️

    BalasHapus
  6. Keep doin it
    Terus berkarya

    BalasHapus
  7. Mantap, brian suka yang mantap mantap

    BalasHapus
  8. Sangat bermanfaat dan cocok untuk kamu ingin membuka usaha biar lebih gemoii

    BalasHapus
  9. Antar la pergedel nya ke rumahh pelit x sekampung pun

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

IDENTIFIKASI PEMANFAATAN POHON JATI(Tectona grandis) SEBAGAI POHON BERNILAI EKONOMI TINGGI